Sabtu, 21 April 2018

SUNTING TEKS EKSPLANASI KOMPLEKS




Pernyataan Umum

Kekeringan biasanya terjadi saat musim kemarau. Kekeringan akan menjadi bencana jika musim kemarau berlangsung dalam waktu yang sangat lama sehingga sumber-sumber air seperti sumur, sungai, dan danau mulai kosong. Kekeringan yang sangat parah biasanya terjadi di daerah gurun, padang rumput dan pegunungan.
Di banyak wilayah benua Afrika, pada waktu musim kemarau banyak sekali binatang yang berpindah tempat untuk mencari wilayah yang masih memiliki air. Tak [WU1] hanya binatang, manusia juga melakukan hal serupa untuk menemukan sumber air. Di Indonesia, musim kemarau akan menyebabkan beberapa wilayah khususnya di dataran tinggi atau pegunungan mulai mengalami kekeringan dan banyak warga yang kesulitan untuk mendapatkan air bersih. 


Bagian Penjelasan

Bila didefinisikan, kekeringan merupakan kurangnya pasokan air atau cadangan air tanah pada suatu wilayah karena musim kemarau yang panjang dengan intensitas hujan yang sangat sedikit dalam jangka waktu lama. Tanpa adanya hujan dengan intensitas tinggi, cadangan air tanah akan habis karena proses penguapan ataupun digunakan oleh manusia.
Jika kekeringan ini terjadi dalam kurun waktu yang sangat lama, maka akan menjadi bencana alam yang mengganggu ekosistem, perekonomian manusia, hingga menyebabkan kematian (flora, fauna, dan manusia).Selain [WU2] disebabkan oleh faktor cuaca, yakni kemarau panjang, kekeringan juga bisa disebabkan oleh keteledoran manusia dengan cara menebang hutan tanpa adanya reboisasi [WU3] sehingga tanah tidak lagi memiliki kemampuan yang bagus untuk menyimpan air; tanah tanpa pepohonan akan menjadi tanah yang tandus dan kering.
Pemanfaatan hutan sebagai lahan pertanian; [WU4] Faktor ini juga bisa memicu terjadinya kekeringan karena jika hutan dihabiskan untuk di ubah [WU5] menjadi lahan pertanian, maka lahan tersebut tidak akan menyimpan air dan sebaliknya, pertanian akan membutuhkan banyak air yang tentunya didapatkan dengan mengambil cadangan air dalam tanah. Pembangunan pabrik atau perusahaan tertentu yang memiliki sumur bor raksasa juga dapat menyebabkan menurunnya cadangan air di wilayah terebut. Hal ini ditandai dengan menurunnya jumlah volume air sumur warga yang biasanya masih ada airnya ketika kemarau menjadi kosong.
Kekeringan dapat dicegah dengan cara memperbanyak penanaman pohon sehingga lahan menjadi rindang dan tanah di lahan tersebut memiliki struktur yang baik untuk menyimpan cadangan air. Selain itu, solusi untuk mengatasi kekeringan adalah dengan cara memperbanyak bendungan pada aliran-aliran sungai sehingga air yang mengalir ini dapat dimanfaatkan secara optimal.

Penutup

Pengoptimalan dalam memanfaatkan air (air tanah dan air hujan) merupakan solusi bijaksana yang bisa dilakukan oleh setiap individu. Jika hal ini dilakukan , [WU6] pada musim kemarau kekeringan masih sangat mungkin untuk ditanggulangi.[WU7] 



 [WU1]Penggunaan kata tidak baku, yang harusnya menggunakan kata ‘tidak’

 [WU2]Kesalahan penggunaan tanda baca titik, yang harusnya diberi spasi sebelum kata setelah titik.

 [WU3]Seharusnya, setelah kata reboisasi diberi tanda baca tidak. Agar kalimat tidak terlalu panjang.

 [WU4]Kesalahan penggunaan tanda baca titik dua, yang harusnya menggunakan tanda baca titik.

 [WU5]Kesalahan penggunaan kata depan ‘di’ yang harusnya tidak dipisah dengan kata ubah.

 [WU6]Kesalahan penempatan tanda baca koma, yang harusnya diikut sertakan dengan kata sebelumnya tapa adanya spasi.

 [WU7]Secara keseluran, kohesi dan koherensi pada teks eksplanasi kompleks ini, sudah baik dan benar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar