Pernyataan Umum
Kekeringan biasanya terjadi saat musim kemarau. Kekeringan
akan menjadi bencana jika musim kemarau berlangsung dalam waktu yang sangat
lama sehingga sumber-sumber air seperti sumur, sungai, dan danau mulai kosong. Kekeringan
yang sangat parah biasanya terjadi di daerah gurun, padang rumput dan
pegunungan.
Di banyak wilayah benua Afrika, pada waktu musim kemarau
banyak sekali binatang yang berpindah tempat untuk mencari wilayah yang masih
memiliki air. Tak
[WU1] hanya binatang, manusia juga melakukan hal serupa untuk
menemukan sumber air. Di Indonesia, musim kemarau akan menyebabkan beberapa
wilayah khususnya di dataran tinggi atau pegunungan mulai mengalami kekeringan
dan banyak warga yang kesulitan untuk mendapatkan air bersih.
Bagian Penjelasan
Bila didefinisikan,
kekeringan merupakan kurangnya pasokan air atau cadangan air tanah pada suatu
wilayah karena musim kemarau yang panjang dengan intensitas hujan yang sangat
sedikit dalam jangka waktu lama. Tanpa adanya hujan dengan intensitas tinggi,
cadangan air tanah akan habis karena proses penguapan ataupun digunakan oleh
manusia.
Jika kekeringan ini
terjadi dalam kurun waktu yang sangat lama, maka akan menjadi bencana alam yang
mengganggu ekosistem, perekonomian manusia, hingga menyebabkan kematian (flora,
fauna, dan manusia).Selain
[WU2] disebabkan oleh faktor cuaca, yakni kemarau panjang,
kekeringan juga bisa disebabkan oleh keteledoran manusia dengan cara menebang
hutan tanpa adanya reboisasi
[WU3] sehingga tanah tidak lagi memiliki kemampuan yang bagus
untuk menyimpan air; tanah tanpa pepohonan akan menjadi tanah yang tandus dan
kering.
Pemanfaatan hutan
sebagai lahan pertanian;
[WU4] Faktor ini juga bisa memicu terjadinya kekeringan karena
jika hutan dihabiskan untuk di ubah [WU5] menjadi lahan pertanian, maka lahan tersebut tidak akan
menyimpan air dan sebaliknya, pertanian akan membutuhkan banyak air yang
tentunya didapatkan dengan mengambil cadangan air dalam tanah. Pembangunan
pabrik atau perusahaan tertentu yang memiliki sumur bor raksasa juga dapat
menyebabkan menurunnya cadangan air di wilayah terebut. Hal ini ditandai dengan
menurunnya jumlah volume air sumur warga yang biasanya masih ada airnya ketika
kemarau menjadi kosong.
Kekeringan dapat
dicegah dengan cara memperbanyak penanaman pohon sehingga lahan menjadi rindang
dan tanah di lahan tersebut memiliki struktur yang baik untuk menyimpan
cadangan air. Selain itu, solusi untuk mengatasi kekeringan adalah dengan cara
memperbanyak bendungan pada aliran-aliran sungai sehingga air yang mengalir ini
dapat dimanfaatkan secara optimal.
Penutup
Pengoptimalan dalam
memanfaatkan air (air tanah dan air hujan) merupakan solusi bijaksana yang bisa
dilakukan oleh setiap individu. Jika hal ini dilakukan , [WU6] pada musim kemarau kekeringan masih sangat mungkin untuk
ditanggulangi.[WU7]
[WU3]Seharusnya,
setelah kata reboisasi diberi tanda baca tidak. Agar kalimat tidak terlalu
panjang.
[WU6]Kesalahan
penempatan tanda baca koma, yang harusnya diikut sertakan dengan kata
sebelumnya tapa adanya spasi.
[WU7]Secara
keseluran, kohesi dan koherensi pada teks eksplanasi kompleks ini, sudah baik
dan benar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar